By Indriyani Rachman
Duh...sebenernya aku gak pengen cerita soal musibah ini....
soalnya, jadi tersuat suat sama musibah indonesia ....soal tsunami,gempa,......
Tapi tiba tiba..Mamah dari bandung nelpon trus nanya..."Ce..anak anak gak apa apa..ada badai besar dan gempa...?
Yah pasti aku jawab...."Gak...gak apa apa, udah pergi ko badainya.....
Iyah lah pasti aku jawad gitu, kalo aku jawabyang sebenarnya...kalo kakak dan ade, panik dan ketakutan..samaangin kencang, hujan derasdan suara jendela ,pintu kayak digedor gedor.....
tapi untungan badai terjadi di hari sabtu, jadinya anak anak kebetulan gak sekolah,aku juga libur gawe.....jadi seharian nangkring di rumah.
Tapi paginya ade sempet ngerengek minta dibeliin sepatu both..., alasanya ujan udah turun terus....
BTW, Taifu yang sekarang ini emang memperak porandakan wilayang okinawa dan..sebagian pulau kyushu...wah mengerikandeh
banyak bangunan yang roboh, papan iklan,pohon pohon....kayak yang dicabutin ,rumah
yang aya jepang asli pada roboh..padahalisinya banyaknya orang tua..lansia
udah gitu....peninggalan taifu belum sempet diberesin
eh....gempa melanda niigata...itu juga porak poranda.....ribuan orang harus mengungsi dan gak ada listrik gak ada air....dan gas. Jadi para korban gempa itu di ungsikan ke pusat pusat penampungan korba...disitu disediakan makan dan minum serta obat obatan. Dari gempa itu yang berkekuatan 6.6 ini...banyak material yang rusak berat...mungkin yang paling dirisaukan...pusat tenaga nuklir nya Niigata....kalo meledak...................:(
Aku gak mau cerita lebih panjang....sedih abisnya.....
ah semoga .......cepat segera pulih lagi.
Monday, 16 July 2007
Saturday, 14 July 2007
Mainan
By Indriyani Rachman
Kadang saya suka ngamuk ngamuk sendiri, melihat mainan pabalatak abis, udah beberes pasti dalam 10 menit akan pabalatak lagi.hihihihi
Tadinya kakak dan ade tidak memiliki mainan dan boneka banyak, trus.....ada saja teman papi yang datang membawa boneka dan mainan sebagai hadiah untuk kakak dan ade.
Alhamdlillah, trus..sejak saya berniat mengirimkan mainan untuk ponakan ponakan, Alya,Kekei dan Kia, jadilah kami pengumpul mainan mainan second tapi masih dalam kondisi baik.udah gitu maianan yang di bandung mah mararahal....Dan gak tahu kapan mau dikrim ke Bandung, katanya harus satumeterkubik... jadinya yah gambate lagi aja ngumpulin barang biar tahun depan bisa dikirim ke Bandung barengsama yang pulang. hihihi
Kadang saya suka ngamuk ngamuk sendiri, melihat mainan pabalatak abis, udah beberes pasti dalam 10 menit akan pabalatak lagi.hihihihi
Tadinya kakak dan ade tidak memiliki mainan dan boneka banyak, trus.....ada saja teman papi yang datang membawa boneka dan mainan sebagai hadiah untuk kakak dan ade.
Alhamdlillah, trus..sejak saya berniat mengirimkan mainan untuk ponakan ponakan, Alya,Kekei dan Kia, jadilah kami pengumpul mainan mainan second tapi masih dalam kondisi baik.udah gitu maianan yang di bandung mah mararahal....Dan gak tahu kapan mau dikrim ke Bandung, katanya harus satumeterkubik... jadinya yah gambate lagi aja ngumpulin barang biar tahun depan bisa dikirim ke Bandung barengsama yang pulang. hihihi
Badai Pasti berlalu
Hari ini kabarnya akan datang taifu, angin kencang beserta hujan yang lebat, kemarin sudah mulai mengoncang kepulauan Okinawa, diperkirakan puncaknya akan berada di Kitakyushu jam 7 malam nanti. Hihihihihihihi takuuuuuuut.
Seperti tahun lalu, memang ketika memasuki awal musim panas, hujan dan bagai memang sering, kali ini yang akan datang itu badai no 4 dengan kekuatan angin 180km/jam. Di Okinawa,Banyak yang tumbang...dari mulai pohon,tiang listrik dan papan iklan.
Kalo udah badai , kami hanya di rumah, nonton tv main game dan tidur.
Setelah badai reda, kami pasti mendapati udara yang segar....dan harum alam.
Tadi pagi, saya mendapat email dari Mba Heni, dia akan pulang ke jakarta dengan penerbangan JAL pagi ini, dia minta kami mendoakannya agar selamat sampai tujuan, Dia khawatir sekali dengan kondisi alam hari ini, penerbangan di tengah badai memang sangat menakutkan, jangan kan ada badai yang cerah ceria aja saya takut ko, hihihihihihi
Iyah Mba Heni..semoga selamat dan Tetep berdoa pada Allah SWT.
Seperti tahun lalu, memang ketika memasuki awal musim panas, hujan dan bagai memang sering, kali ini yang akan datang itu badai no 4 dengan kekuatan angin 180km/jam. Di Okinawa,Banyak yang tumbang...dari mulai pohon,tiang listrik dan papan iklan.
Kalo udah badai , kami hanya di rumah, nonton tv main game dan tidur.
Setelah badai reda, kami pasti mendapati udara yang segar....dan harum alam.
Tadi pagi, saya mendapat email dari Mba Heni, dia akan pulang ke jakarta dengan penerbangan JAL pagi ini, dia minta kami mendoakannya agar selamat sampai tujuan, Dia khawatir sekali dengan kondisi alam hari ini, penerbangan di tengah badai memang sangat menakutkan, jangan kan ada badai yang cerah ceria aja saya takut ko, hihihihihihi
Iyah Mba Heni..semoga selamat dan Tetep berdoa pada Allah SWT.
Dokter Gigi
Sejak dari Indonesia, gigi kakak sudah bermasalah, berlubang dan hitam. Padahal sebelum pergi ke jepang kakak beberapa kalidi bawa ke dokter gigi. Tapi.......mungkin seperti anak kecil lainnya, pergi ke dokter gigi benar benar seperti .....ke kandang singa...hihihihihihi dengan peralatan yang mengerikan dan dokternya yang kagak senyum sedikitpun..
Dari mulai dokter puskesmas,rumah sakit atau prakter sendiri sudah kami datangi...hasilnya untuk dudukpun kakak gak mau.
Malah pernah saya harus bertengkar dan bentak dokter itu, gara gara dianya bilang kalo kakak gak koperatif sambil marah, padahal...dokter gigi itu belum melakukan usaha rayu merayu pada kakak, tampangnya yang galak...mungkin membuat kakak takut. spontan saya juga jadi marah dan membentak dokter itu, mungkin dia tidak menyangka kalo ada orang tua pasien yang bakal berani melawan. Kemudian dia hanya diam dan mengerjakan yang lain. tanpa pamit kami keluar dari ruangan tersebut. wah pengalaman buruk ....dengan dokter gigi, tapi kayaknya bukan cuma saya deh yang kayak gitu, beberapa teman saya juga pernah komplain sama.
Akhirnya saya menyerah. Membiarkan gigi kakak seadanya dan pergi ke jepang.
Ketika kelas 1 tahun lalu, kami mendapat surat dari bagian kesehatan sekolah kalo kakak harus konsul ke dokter gigi, tapi karena kakak sangat trauma ke dokter gigi ...sering urung niat kami, kemarin kami mendapat surat perawatan gratis untuk gigi kakak selama 1 tahun, terpaksa kami datang ke dokter gigi ...dan kami bebas memilih dokter gigi mana yang akan kami datangi.

Tadinya kakak sempat ketakutan, duduk diruang tunggu dan menangis. Kemudian susternya dateng dan ngobrol ngobrol ringan sambil merayu kakak untuk duduk dikursi perawatan,kursinya juga bagus tidak menyeramkan. Ajaib....kakak gak nangis lagi. Tahap demi tahap dilalui ....suster itu menerangkan apa yang akan dilakukan pada gigi kakak,sambil bercanda dilihatkannya alat alat yang akan membantu mengeluarkan kuman di gigi kakak. Kemudian setelah suster itu beres menerangkan alat dan mencobakannya satu persatu pada gigi kakak..seperti alat yang bisa mengeluarkan angin, yang bisa mengeluarkan air...dan alat pencungkil lainnya. Datang lah doketr giginya sambil becanda dan cerita, menanyakan kelas berapa,pelajaran yang disenangi apa? trus menanyakan juga soal tsunami, sambil di periksa dan dibereskan dokter itu terus saja ngajak ngobrol sama kakak.
Memang berbeda jauh, disini ternyata dokter gigi itu dibekali juga pengetahuan bagaimana merayu anak anak supaya tidak takut, ruangannya juga nyaman dan tidak menakutkan. Mulai dari minggu lalu kakak akan menjadi pasien tetep dokter tersebut.
Ada yang berubah dari kakak sekarang.......tidak takut lagi pergi ke dokter gigi dan sadar kalo gigi itu musti dirawat.Alhamdulllah.
Dari mulai dokter puskesmas,rumah sakit atau prakter sendiri sudah kami datangi...hasilnya untuk dudukpun kakak gak mau.
Malah pernah saya harus bertengkar dan bentak dokter itu, gara gara dianya bilang kalo kakak gak koperatif sambil marah, padahal...dokter gigi itu belum melakukan usaha rayu merayu pada kakak, tampangnya yang galak...mungkin membuat kakak takut. spontan saya juga jadi marah dan membentak dokter itu, mungkin dia tidak menyangka kalo ada orang tua pasien yang bakal berani melawan. Kemudian dia hanya diam dan mengerjakan yang lain. tanpa pamit kami keluar dari ruangan tersebut. wah pengalaman buruk ....dengan dokter gigi, tapi kayaknya bukan cuma saya deh yang kayak gitu, beberapa teman saya juga pernah komplain sama.
Akhirnya saya menyerah. Membiarkan gigi kakak seadanya dan pergi ke jepang.
Ketika kelas 1 tahun lalu, kami mendapat surat dari bagian kesehatan sekolah kalo kakak harus konsul ke dokter gigi, tapi karena kakak sangat trauma ke dokter gigi ...sering urung niat kami, kemarin kami mendapat surat perawatan gratis untuk gigi kakak selama 1 tahun, terpaksa kami datang ke dokter gigi ...dan kami bebas memilih dokter gigi mana yang akan kami datangi.
Tadinya kakak sempat ketakutan, duduk diruang tunggu dan menangis. Kemudian susternya dateng dan ngobrol ngobrol ringan sambil merayu kakak untuk duduk dikursi perawatan,kursinya juga bagus tidak menyeramkan. Ajaib....kakak gak nangis lagi. Tahap demi tahap dilalui ....suster itu menerangkan apa yang akan dilakukan pada gigi kakak,sambil bercanda dilihatkannya alat alat yang akan membantu mengeluarkan kuman di gigi kakak. Kemudian setelah suster itu beres menerangkan alat dan mencobakannya satu persatu pada gigi kakak..seperti alat yang bisa mengeluarkan angin, yang bisa mengeluarkan air...dan alat pencungkil lainnya. Datang lah doketr giginya sambil becanda dan cerita, menanyakan kelas berapa,pelajaran yang disenangi apa? trus menanyakan juga soal tsunami, sambil di periksa dan dibereskan dokter itu terus saja ngajak ngobrol sama kakak.
Memang berbeda jauh, disini ternyata dokter gigi itu dibekali juga pengetahuan bagaimana merayu anak anak supaya tidak takut, ruangannya juga nyaman dan tidak menakutkan. Mulai dari minggu lalu kakak akan menjadi pasien tetep dokter tersebut.
Ada yang berubah dari kakak sekarang.......tidak takut lagi pergi ke dokter gigi dan sadar kalo gigi itu musti dirawat.Alhamdulllah.
Keluarga Masako san
Sejak perkenalan dengan keluarga Dokter tulang, begitu kami menyebutnya, baru kemarin kami sekeluarga berkesempatan mengunjungi rumahnya, Moto san, putri tertua keluarga itu mengundang kami untuk berkunjung ke rumahnya, kebetulan hari itu kliniknya hanya buka setengah hari.
Papi memasak nasi goreng dan saya memasak mie goreng, setelah beberes kami langsung pergi, I san menunggu kami di kliniknya.....
Sesampai di rumahnya.....kami sempet deg deg gan juga, rumahnya mewah, besar...berjejer 4 mobil bagus di depan rumahnya, halaman rumahnya tertata apik dan sangat teratur, Rumah gaya jepang modern ini, bersebelahan dengan apartemen mewah juga....kami sedikit tegang juga, rasanya baru kali ini masuk rumah jepang yang .... segalanya tertata rapih ."/...............wah ini mah orang kaya bangeut yah Mah," kata kakak....sambil memperhatikan kiri kanannya.
Tuan rumah mempersilahkan kami masuk ke ruang tamu, lagi lagi saya terkagum kagum, tidak seperti ruang tamu jepang jepang lain...yang pabalatak dan sangat tidak teratur..hehehehe bukan bandingin lho.
Beberapa teman jepang ku, mereka akan memajang barang barang yang mereka dapatkan ketika hunting ke luar negeri, ruangan tamunya penuh dengan barang barang dan foto foto....hihihi tapi keluarga masako nampaknya tidak seperti itu, padahal dari cerita ceritanya, sudah banyak negara yang mereka kunjungi.
Ruang tamunya cukup luas untuk ukuran rumah jepang, ada dua bagian ruangan, satu ruangan terdapat lemari kecil....tempat penyimpanan abu orang yang telah meninggal, dan hanya ada satu hiasan dinding, tulisan kanji jepang. satu ruangan lagi....ada kursi dan meja tamu...yang sangat unik, dari pilihan jati dan dengan desain yang unik juga.....tidak satupun hiasan atau pajangan di bagian dindingnya.ruangan ini mencerminkan pemilik rumah yang berkelas dan sangat tinggi seleranya. TERnyata bukan cuma barang barang yang berkelas..bahasa jepang yang mereka gunakan pun...bahasa jepang yang sangat halus dan sopan...dari satu kalimat ke kalimat lain....untung kami orang asing, mereka jadinya maklum dengan kemampuan bahasa jepang kami .... hihihi jadi malu. Apalagi kakak dan ade , bahasa jepangnya nge hougen (bahasa orang kebanyakan di kitakyushu)bangeut. Tapi keluarga Masako san ini sangat ramah dan wellcome bangeut sama kami.
Alhamdulillah bangeut.kakak dan ade bukan anak yang nalaktak...hihihi jadi dibawa ke tempat orang,kalo disuruh duduk mereka akan duduk manis, kalo disuruh senyum, mereka akan tersenyum manis. Tidak seperti anak kecil lain yang suka lari sana sini, naik naik kursi...bikin tuan rumah merigis.....hiohihihi
Sayang saya tidak bisa menyusun kata kata yang pas untuk menceritakan uniknya ruangan tersebut..pokoknya sangat berkesan jepang klasik dan mewah.
Kami tidak sempat mem fotonya suasana ruangan tersebut...lain kali deh kalo ke situ lagi.
Mereka bercerita kanan kiri, tentang teman temanya yang orang asing......
Okaasannya bilang, dulu ketika otousan nya masih ada, beliau mempunyai sahabat dari berbagai negara dan mereka sering main, makan....party bersama, termasuk Pak Irawan, Pak Rustam....tapi sekarang sudah berada di Jakarta. Mulai saat ini, kalian jadi teman kami dan anggap saya ini orang tua kalian...begitu Masako san berkata..
Kami dipersilahkan masuk ke belahan ruagan lain,tuan rumah membukakan salah satu pintu selorok yang juga merupakan bagian dinding ruang tamu tersebut. Bagian ruangan ini, tidak mencerminkan gaya jepang, tapi lebih mencerminkan gaya eropa.....dari bentuk dapur, ruang makan dan....sudah pasti pilihan mebel mebel di ruang tersebut sangat bagus dengan desain yang unik ...terbuat dari jati.
Di ruagan tersebut...ada clavinova yamaha dan biola. Masako san ternyata sangat mahir memainkan piano dan biola....beliau juga adalah guru ikebana.
suasana yang tadinya agak kaku...tegang...mmenjadi sedikit mencair, setelah Mako san menyalakan clavinova dan mengajak kakak ade menari mengikuti irama musik....
Dan kakak memainkan sedikit lagu piano....duh untung deh kakak udah bisa main piano, jadi kalo berkunjung ke rumah orang kakak bisa main piano.sekalian pamer.....hihihi
Setelah makan malem, ngobrol...kami pamit pulang....
"Kalo ada apa apa, ada sesuatu yang menyusahkan,membingungkan....datang lah minta bantuan ke sini kapan saja...jangan segan segan,,,, ini rumah keluargamu juga...(gitulah kira kira terjemahannya) kata Masako san pada kami ketika hendak meninggalkan pintu depan rumahnya....beruntung sekali kami dapat berkenalan dengan keluarga mereka.
"Hai.kore kara onegaishimasu.....:)
Wednesday, 11 July 2007
Group Arisan
Kayaknya cocok deh dibilang Group Arisan, ini kumpulan Ibu ibu muda jepang yang seneng memiliki teman orang asing...Awalnya aku tiba tiba diundang oleh orangtua temannya kakak, dateng yah, kami punya teman berkumpul dan berbincang trus makansiang bareng, setiap orangbawa makanan masing masing, gitu katanya...
saya datang bersama Kim , asal korea....selasa siang.....
acaranya tukar cerita , ngakak....dan makan, bayangkan tuan rumah mengundang kami dari jam 10 pagi .....acara selesai jam 16 .oo.....hahahahahaha
Selesai itu ,...yah pulang... buat saya ini jadi ajang penyegaran otak....hihihihihi abis setiap hari bergelut dengan lobak, dapur dan kegiatan rutin....beberes rumah.
dikelompok arisan ini bayak yang bisa dibahas....salah satunya bahas tas, sepatu dan kerajianan jepang...hahahahahahahaah.
Saturday, 7 July 2007
Sato oya
Minggu lalu kami diundang makan siang di rumah keluarga Saita, Keluarga Saita ini adalah sato oya kami di semester ini. Program sato oya( Orang Tua Asuh) adalah salah satu program yang di adakan oleh KIA (Kitakyushu International Association). Hari itu kami disuguhi berbagai makanan khas jepang.
Seperti biasa, orang jepang yang mengundang kami makan selalu berkomentar sama... "Susah yah mengundang orang Indonesia...abis tidak makan daging..."itu komentar nya...walhasil mereka harus berfikir keras tentang apa yang akan mereka masak.
Kami memang selalu mengatakan pada keluarga jepang yang hendak mengundang kami makan, bahwa kami tidak makan daging, tidak makan makanan yang mengandung sake dan mirin ...tidak makan.......sesuatu yang mengandung kaldu binatang.
buat mereka pembatasan ini sangat susah, soalnya hampir disetiap makanan metreka selalu dibumbui dengan barang barang tersebut.
Sambil acara makan-makan dan ngobrol ngaler ngidul.....suami istri ini pernah juga berkunjung ke Indonesia, dan negara asia lainnya....ternyata mereka senang jalan jalan. Pak Saita adalah pensiunan dosen di Universitas tempat papi sekolah, jadinya ngambung ngobrolnya, selain itu Pak Saita senang bernyanyi ...karokean......
Bu Saitanya mantan guru Taman Kanak kanak...banyak lagu dan tarian anak jepang yang beliau bisa. Pada acara ini pun, Bu Saita meminjamkan yukata pada Kakak dan Ade dan memakaikannya...mereka berdua sangat senang...ini pertama kali kakak dan ade pakai yukata,sejenis kimono tapi untuk musim panas.....
Subscribe to:
Posts (Atom)
