Saturday, 30 April 2011

monorail

by Indriyani Rachman

salah satu cara untuk bisa sampai ke kampus ku, aku menggunakan kereta api dalam kota dan monorail, sejak bertemu dengan orang mabok di Kokura ketika menunggu bis, akhirnya aku putuskan untuk menggunakan kereta sertiap kali pergi ke sekolah, kalau berbicara harga.... naik kereta agak sedikit mahal, tapi sedikit lebih cepat di bganding bis....
yang aku tidak suka naik kereta itu, untuk menuju jalur kereta, biasanya lebih banyak tangganya, bisa saja naik lift..... tapi....
kalau aku perhatikan, orang orang di kota ini lebih suka naik tangga di bandingkan naik lift..., sebenernya sih , siapa saja boleh naik lift tapi..... kebiasaan disini nampaknya hanya orang orang yang benar benar membutuhkan lift baru menggunakannya, yang merasa masih mampu naik tangga mereka yah naik tangga, dulu dulu saya sering cuek..... gak ada yang naik lift pun saya menggunakan lift sendiri....di samping cape harus naik tangga, kadang bawaan buku yang banyak membuat saya enggan naik tangga. tapi akhir akhir ini saya sering memaksakan diri jadi naik tangga...... setengah gak ridho..... kadangn yang membuat saya gak enak hati... tatapan mata dan palingan kepala ke arah ku ketika suara ting pintu lift terbuka... terlebih ketika ajakan untuk menghemat listrik dan air yang berkenaan dengan kondisi gempa di tohoku...
di kampus juga..... nampaknya lift hanya sebuah pajangan, mereka bertingkat tingkat menaiki tangga...... hebat.....sementara aku bari kukulutus...hihihihih

balik lagi ke masalah kereta, sudah sebulan ini saya perhatikan tentang penumpang yang naik monorail.... tempat duduknya saling berhadapan, ketika penuh dan ketika sepi... kondisinya sama... tak satupun berbicara, tapi terkadang ada satu dua orang yang ngobrol setengah bisik bisik, saya pernah menghitung.... berapa penumpang yang ada dalam satu gerbong dan apa yang mereka lakukan....., lebih dari setangahnya biasanya membaca buku kecil... nampaknya buku yang biasanya di bawa bawa dan dibaca ketika naik kereta atau monorail... selebihnya mainin HP entah sms san atau main game..... yang bengong paling satu dan dua orang saja, termasuk saya.. bengong dan menghitung berapa yang baca dan berapa yang main hp.....hihihihi
sambil berdiri pun mereka masih sempet baca, tangan kanannya pegangan ke tali gantungan, tasnya di taro di bawah dan tangan kirinya pegang buku sambil baca, kadang badannya terayun ayun guncangan halus kereta.... sebegitunya.... niat pisan baca teh...
kalo jam jam pulang kerja.... jam 7b malem man biasanya salary man... berjas...berdasi... pasti bawa buku.... padahal mah kan baru balik kerja yah cape gitu lho... tapi tetep aja baca buku.. seolah tak ingin satu menit pun terlepas begitu saja.....
kebiasaan sepi di gerbong terbiasa aku ikuti..... ini memang seperti peraturan, kalo ada anak bayi oun....anak bayi dan anak kecil pun ikut diam...kalo pun ribut... pasti orang tuanya sudah mengalihkan perhatiannya... seolah mereka diajarkan untuk diam di tempat umum dan menghormati orang sekitarnya...

pernah suatu hari... segerombolan anak anak muda usia ...mungkin mahasiswa tingkat 1 dan 2 anan.... masuk berbaju olah raga dengan bawa tas besar..... 7 orang... sambil ngobrol, becanda , ngakak... membuat gerbong menjadi meriah.... saling ejek dan....
saya tersenyum...jadi ingat kalo di indonesia,kalo naik angkot bareng bareng temen ./.pasti bikin kuping penumpang lain panas.... atau bikin pak supir gak konsen....ngakak , becanda......

sama seperti anak anak muda yang saya temui sore itu, mereka saling becanda, saling ejek.... pokoknya rameeeee bangeut....gak kaya anak anak jepang lainnya.... gak kaya orang jepang lain nya.......
ketika saya perhatikan wajah wajah penumpang lain.... sepertinya mereka merasa tidak nyaman.. tapi buat saya..... justru menarik.....seneng meliihat mereka genki .....
ketika gerombolan anak anak muda itu turun..... wah wajah legapenumpang lain merebak.... hihihihi

Friday, 18 February 2011

menggapai matahari.....

by.Indriyani Rachman

Menggapai matahari, begitu judul yang tertulis di status temanku......aku sedikit mengiris ...mungkin buat yang tidak berhubungan dengan kalimat itu rasanya biasa saja, tapi aku yang tahu langsung ceritanya...... aku jadi sedih, rasanya.....aku tak bisa membantunya...padahal sudah dua bulan ini aku merasa bahwa aku sudah berusaha sekemampuan ku untuk menolongnya... terlepas dia tahu apa tidak apa yang sudah aku lakukan....

berawal dari permintaan tolong temanku untuk dicarikan sekolah dan profesor di universitas yang ada di kota ku....., sebisa mungkin aku menanyakan ke kiri kanan...ke beberapa teman ku.....kirakira profesor mana yang bisa menerima temanku jadi muridnya, dan dengan reseach dan latar belakang akademik temannya.......... satu sekolah telah menolaknya dengan alasan yang sederet, kemudian aku mengusulkannya untuk mencoba melamar ke sekolahku...... aku mencari infomarsi tentang profesor yang reseachnya mirip dengan bidang temanku itu....,
tapi ternyata..beliau menolaknya..... kemudian aku mencarikannya lagi.......tapi ternyata tidak diterima juga.....dicoba lagi........huh

terakhir, ada seorang profesor yang bersedia menerimanya, betapa senang aku dan temanku itu tapi entah lah......tiba tiba tak ada kabar apapun lagi, sampai saat ini...padahal batas waktu pendaftaran akan berakhir minggu depan........huh.......
sungguh saya juga sedih, tapi..... kalau saja teman ku itu tahu apa yang sudah aku lakukan.... .bolak balik ke kampus,berjam jam menunggu profesor, bolak balik menemui profesor dan menjelaskan reseachnya temanku, mencari info dan macam macam......nelpon sana nelpon sini........ sambil dalam kondisi flu dan sakit gigi dan salju turun......dan segudang tugas kuliah musim semi yang numpuk belom aku kerjakan......termasuk proposal kegiatan reseach ku yang deadlinenya sudah di depan mata......:((
wah.......,
tapi ternyata.......tak semudah yang dikira....untuk dapat sekolah di jepang dengan biaya sendiri, karena akan banyak pertanyaan dan tes yang lebih ketat.....isi proposal juga dipertimbangkan


terkadang ada harap yang tak terwujud,...semoga Allah SWT menjadikannya indah pada akhirnya.....tetap lah semanggat........

Wednesday, 2 February 2011

rindu sinar matahari

rasanya memang kalimat ini yang paling pas di ungkapkan dalam kondisi dingin seperti ini, sudah berhari hari sinar matahari tak tampak...hanya mendung dan taburan salju yang jatuh dari langit, suasana langit yang lebih pantas di bilang sedih...hihiihihhi
kalau jemuran bisa saja pergi ke laundry coin menggunakan mesin dry untuk mengeringkan baju, tapi untuk menghangatkan badan ... ternyata penghangat ruangan yang di gunakan berkepanjangan membuat badan sangat tidak segar, sangat tidak segar.......ketika ada sedetik saja sinar matahari menembus awan.... menyinari kaca rumahku..... langsung ke sambut dengan suka cita... betapa anugrah yang sangat besar bisa bertemu dengan sinar matahari....... dan bau harum dedaunan yang tersinar...dan embun yang menguap.... sangat sebentar, setelah itu..kembali dingin....:(
Tak bisa kubayangkan...dulu semasiih tinggal di cilegon, rasanya tak pernah terucap merindukan sinar matahari sekalipun..... bahwa menyukuri nya pun lupa.... malah yang biasanya aku katakan keluhan dengan panasnya yang tak terkira, kini......hihihihihiihhii

Dingin

Nampaknya Tahun ini merupakan tahun terdingin ....., sahabatku yang berasal dari korea mengatakan di Korea ini merupakan tahun terdingin dalam kurun waktu 30 tahun ke belakang, sama seperti di jepang ini , dinginnya yang menusuk sampai tulang membuat semua berteriak dingin, pasalnya tahun lalu, dua tahun lalu, tiga tahun lalu.......... tidak pernah sedingin ini...... tahun ini pun rasanya banyak sekali penyakit bertandang di negeri sakura ini, dan musibah alam yang berganti gantian, sebut saja kota M, yang sejak memasuki tahun ini dilanda flu unggas dan sekarang musibah gunung merapi meletus, yang membuat masyarakat sekitarnya harus memakai masker penutup hidung, serta sakit mata yang tak terhingga, dan akhirnya harus mengungsi.....

Memasukin awal tahun ini, rasanya berbagai cerita sakit mulai terdengar.... dari temen,temennya teman, tetangganya temen..hihihihihi.... di kelas ade lili sempat diliburkan karena banyak anak yang terserang influlenza, untuk menghindari lebih banyaknya anak anak yang tertular, mungkin kondisi seperti ini menjadi indikator betapa influlenza itu sangat ditakutkan.
seperti minggu ini, kami sekeluarga terkena influlenza, awalnya kakak seperti sakit masuk angin, badan panas dan nyeri nyeri, setelah minum obat, di hari kedua ada perubahan, agak membaik tampaknya tapi memasuki hari ke tiga, panasnya menjadi jadi...asli naik jadi 39,5 derajat..... semalaman saya tidak tidak karena kakak mengigau dan membuat saya khawatir abis.... pagi pagi kakak di bawa ke rumah sakit..... setelah di periksa dengan alat penditeksi influlenza, ternyata positif...... halaaaaahhhhh...kemudian kami melaporkan ke sekolah kondisi kakak terakhir, besoknya.........saya pun terkena panas dingin yang sangat, benar benar sakit kepala, sakit badan, sakit leher, sakit perut........ asli........meraung raung menahan sakit kiri kanan...., rasanya ingin pulang ke indonesia... ketemu tukang urut tradisional... di urut pake balsem panas...., dua hari berturut turut menahan sakit yang tak terhingga....... , aku membayangkan kakak betapa kuatnya kakak bisa menahan sakit seperti ini......, belum juga hilang pening kepala ku....ade lili pun tampak pucat dan tak bergairah serta sakit kepala......halaaahhhhhhhh
dan ternyata hari ini...papi juga sakiiiiiiiiittttttttttttttttt...........
asliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii berempat sakiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttttt....sedih bangeut.....
waktu kakak sakit, papi nganter kakak, saya sakit....papi nganter , ade lili sakit....papi nganter....
papi sakit............(akhirnya dokter,suster dan tukang obat senyum senyum........ yappariiii... uchuta da na.......)

ternyata.... gimana pun juga saya orang indonesia asli.... ketika sakit panas dan sesak dan.... yang saya rindukan adalah makanan indonesia ...hihihihihi....... saya kangeun sama bubur mang oyo, sama soto gegerkalong, sama sate......sama mie kocok.....sama tukang uruttttt.....

Thursday, 18 November 2010

Kakak dan Ade Lili

Terkadang ada saudara dan teman yang bertanya tentang Kakak dan Ade lili.....
"sudah sebesar apa????...."Bisa Bahasa Indonesia gak..??? " kapan pulang....

Iyah yah....., pasti banyak yang penasaran , sekarang Kakak dan Ade lili udah sebesar apa dan sudah pintar apa....waktu meninggalkan Indonesia Kakak masih kelas 1 SD dan Ade Lili masih 3 tahun....Tidak banyak kemampuan yang bisa kakak tampilkan saat itu, kecuali juara bernyanyi di sekolah nya di SD Madani , dan sekarang..... Kakak tergabung dalam kelompok paduan suara milik Kitakyushu Shi, begitu juga Ade Lili yang akrab di panggil Hachan.... dulu bicara pun belom lancar, tapi sekarang..... bermain piano sudah ikut konser...dan tahun depan kakak dan ade lili akan bermain konser di gedung konser Wakamatsu.....sebuah pertunjukan konser besar yang berkelas di sebuah gedung konser tua ....sudah hampir 100 tahun gedung tersebut digunakan untuk konser piano di kota ini.....

sejak terpilihnya kakak dan ade Lili di kelompok paduan suara kota ini.....Papi jadi sibuk setiap sabtu dan minggu mengantar jemput dan menunggui mereka berlatih....
ajaib...suara kakak dan lili ternyata benar benar bagus..... subhanallah....

Dalam keseharian saya agak galak bila melatih piano mereka... saya mewajibkan kakak dan hachan untuk berlatih piano di rumah minimal 30 menit sehari..., dan seminggu sekali belajar bersama guru piano yang lebih profesional....

mungkin saya yang termasuk memaksakan anak anak belajar piano.....yang saya pikirkan, bahwa anak saya harus memiliki suatu kemampuan tertentu yang bisa dia banggakan nantinya, mau gak mau harus BISAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
saya memupuknya sejak mereka kecil, memupuk untuk suka dengan suara piano... selain itu, saya juga sering mengajak anak anak dan papi nonton pertunjukan konser musik, konser piano, melihat bahwa ada banyak pemain musik dan bermain itu tanoshiiiiiiiii......
buat saya, anak anak menonton konser merupakan pembelajarn juga...salah satunya pembelajaran menghormati karya orang lain....dan berharap mereka berdua termotivasi....

Kakak pernah bilang kalau dia ingin mulai belajar Flute.... Papi sudah membelikannya, tapi kesempatan untuk belajar Flute belom saja ada, selain belajar Flute sangat mahal.... waktu kakak juga belom ada yang senggang....

ada banyak hal yang saya bangga pada Kakak, berkali kali hasil karyanya di pajang di pusat pendidikan kota dan propinsi dan berlembar lembar juga penghargaan yang dia terima.... alhamdulillah.....
Guru kelasnya juga berkali kali memujinya......
walaupun penampilannya Kakak agak judes, tyapi sebenarnya hatinya baik...kalo sudah kenal..kakak teman yang enak di ajak bicara.... tapi jangan salah, kakak itu sangat banyak aturan... layaknya anak anak jepag di sini....
jangan sekali kali buang sampah dan melanggar aturan penyeberangan jalan di depan kakak, bisa b isa di bentak abis....hihihi
kadang akdang kakak suka marah marah abis kalo sedang mengantar teman temanyang datang dari indonesia....dia suka kesel sendiri....ko gak disiplin yah...katanya...hiii

berbeda dengan ade lili yang lebih banyak tersenyum dan selalu langsung akrab dengan siapapun , tanpa protes.... suaranya yang mirip bangeut sama anak anak jepang dan mukanya selalu nampak polos....., rajin beberes dan gemar sama kerapihan./....

setiap napas saya bersyukur pada Allah SWT dikaruniai dua putri cantik dan sehat, karena itu lah hal yang paling membuat saya bahagia.....
saya sering melihat beberapa orang teman dan disekitar saya yang kebetulan di uji sama Allah dengan di titipkannya anak yang sakit atau anak yang agak susah di atur....., Ya Allah ..lindungilah keluarga kami dari segala kesusahan.......

musim gugur

sudah hampir 5 musim gugur kami lewati di negeri sakura ini.... waktu pun kian berlalu....hihhhihi
udah lama juga yah rasanya saya tidak menulis....seperti biasa....sibuk gak jelas..susahnya mengefektifkan waktu, selalu ada saja bentrok sama males....apalagi sekarang sudah mulai musim gugur yang udara dan tiupan anginnya murip musim dingin.... oh bumi..... naha atuhhhhh....

mendengar kabar yang menyedihkan tentang indonesia membuat semakin tersayat hati.... rasanya gak ada yang bisa saya lakukan kecuali berdoa dan bersama teman teman membuat acara penggalangan dana untuk merapi....

saya jadi teringat pada seorang jepang yang sangat dermawan dan berhati mulia, beliau adalah seorang jepang, dokter dan ditugaskan kerja sebagai dokter di Sudan, bersama keluarganya bertahun mereka tinggal di negeri afrika itu dan di sebuah desa kecil.... singkat cerita, jatah tugas beliau selesai dan negara memnariknya pulang...tapi apa yang beliau lakukan....???? dia tidak pulang tetapi mengabdi dan berjuang untuk desa tersebut...dan ajaibnya...dia mengundurkan diri sebagai dokter pemerintah...padahal gajinya yang deretan Nol nya panjang dia tinggalkan.... demi kemanusian.....saya benar benar tersentuh dengan cerita tentang beliau di televisi... tetapi sebelomnya sempat bertemu di sebuah acara di kitakyushu ini....(sayang saya tidak berfoto bersama pas ketemu..hihiihi) berawal dari pengobatan untuk orang orang di sebuah desa di sudan, kemudian berjuang ersama beberapa teman lamanya di kitakyushu...mereka membentuk sebuah NGO , dengan penggalangan dana untuk kelanjutan pendidikan para wanita di desa tersebut dan untuk membangun desa tersebut serta fasilitas kesehatan..... wah hebat, bulan depan akan ada diskusi panel dengan beliau dan mantan duta besar jepang untuk sudan.. dengan thema..."Anata wa nani o dekirukoto......"... ( Apa yang bisa anda lakukan..??
semoga pada acara tersbeut saya bisa datang...., saya ingin mempelajari bagaimana dan apa yang dilakukan untuk menolong sesama....saya juga ingin melakukannya untuk indonesia.... tapi kalo harus seperti beliau....wow..nampaknya gak mungkiiiiiiinnnnnnn.......pesimis.com

berita lain lagi, bulan lalu saya diberikan kesempatan menjadi penerjemah untuk training pengelolaan sampah di kota ini, diikuti oleh peserta training dari indonesia dengan jumlah 23 orang...seneng bangeut, selain bisa bertemu dengan bapak dan ibu pejabat negara ku, banyak ilmu yang saya dapet juga tentang pengelolaan sampah dan lingkungan hidup ...yang menjadi masalah besar....saat ini kota kota besar di indonesia sedang berusaha menekan perkembangan membludaknya sampah.....dengan salah satu nya sampah organik di buat jadi kompos dan hasil komposnya digunakan untuk menyuburkan tanaman atau bila berlebih untuk di jual ...
tapi teryata masalah yang dihadapi tidak semudah membuat kompos..... huhuhuhuhu ternyata yah...sampah memang sumber masalah/.//.. tapi yang bisa dilakukan setidaknya membelajartkan masyarakat mengenai bagaimana mengubah sampah menjadi barang yang bisa id gunakan lagi...yah jadi kompos itu....

berfoto bersama Takakura san...yang ngetop dengan keranjang takakura ..hihihhi , memang ahli dalam bidang kompos dan pengelolaan sampah, saya datang ke sebuah pertanian yang dalam menumbuhkan tanamannya tidak menggunakan bahan bahan kimia sebagai pupuk dan tidak menggunakan obat obatan sebaik pengusir hama, tetapi semuanya menggunakan bahan alami, jadi hasil dari sayur sayurannya adalah benar benar terbebas dari bahan kimia.....
di jepang ini mulai banyak masyarakat yang lebih menggemari sayuran yang ditanam tanpa pupuk kimia.... selain sehat,b ersih dan.......(sambil mikir....apa yah...)
teknik mengomposkan sampah organik ini sudah mulai di cobadi Makasar,palembang,tarakan,balikpapan dan jakarta sebagai kota percontohan... semoga berhasil

Wednesday, 28 July 2010

Lagi apes kaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii........

by Indriyani Rachman

Sudah hampir 2 tahun ini saya selalu menggunakan Bis dalam kota untuk menuju kampus..tapi sebelumnya memang sempat naik kereta, selain waktuya lebih singkat dan harganyanya lebih murah, tapi karena mempertimbangkan kesehatan diri.. di jepang statiun itu tidak bisa di pisahkan dengan tangga, dimana mana tangga......tiap hari turun naik tangga ngeibikin seluruh kujur tubuh jadi sakit......maklum udah tua kali yah....jadinya saya memutuskan untuk naik bis saja, selama ini dalam jam yang sama dan bis no yang sama.....saya naik aman aman saja.....
biasanya saya naik bis, bisnya dalam keadaan kosong dan karena perjalanannya memakan waktu 1 jam man maka biasanya juga saya memilih duduk di belakang sopir bis, saya merasa posisi duduk di belakang sopir sangat nyaman.... bisa baca juga , tenang dan jauh dari penumpang lain.
tapi kebiasaan saya juga, kalo pas bis nya penuh dan disebelah saya ada nenek nenek atau kakerk kakek..saya selalu menawarkan kursi saya...tapi biasanya beberapa nenek dan kakek suka tidak mau duduk, melihat barang bawaan saya banyak kali.....hihihihhi
tapi pagi ini,....WOW.....seperti biasa...saya duduk di belakang supir...bis dalam keadaan kosong...setiap halte brenti dan bawa penumpung, sudah agak sesak dan banyak penumpang, tapi berhubung posisi saya di depan, jadi saya tidak bisa melihat penumpang di belakang sebanyak apa dan saya pun bacaaaaaaaaaaaaaaaaaa terus..... walaupun bis banyak penumpang, biasanya tak satu orang pun berbicara,...jadi sepiiiii bangeut... tapi pagi ini... ada suara nenek nenek memaki maki saya abis abis san dan suaranya menggelegar di dalam bis, semula saya gak nge eh dengan pembicaraan dia....tapi lama lama saya dengar ternyata caci makinya di tujukan ke saya...... halaaaahhhhhhh...mimpi apa aku teh..pagi pagi udah di katain. tapi anehnya nenek nenek itu tidak kurung datang menghampiriku...
dari belakang dia bilang..... kalo yang masih muda mustinya berdiri jangan duduk, di negara mana pun kan di ajarkan untuk memberikan tempat duduk sama yang lebih tua...dan macem amcem tentang... sepeertinya dia gak ridho lihat saya duduk....tadinya saya cuek aja...tapi ketika dia bilang.".orang di depan yang pake topi ( kerudung disini dibilangnya topi) putih....orang asing itu gak tahu aturan," dengan suara lantang dan minta persetujaun penumpang lain yang diem aja......... halaaaahhhhhhhhasli deh...hampir setengah perjalanan dia ngomong , penumpang yang lain cuman pada diem... dan beberapa penumpang yang berdiri di dekatku ngelirik aku......wah udah kadung geuleuhhhhhhhh... aku cuek aja duduk sambil baca....
terakhir sambil dia turun dan melirik padaku.....dia bilang..." apa kamu gak malu, masih muda duduk...yang tua aja berdiri.......,katanya sambil berlalu....
trus aku pelototin aja...sebeeeeeuuuuulllllllll.... selama di jepang...gak pernah ada yang kayak gitu , emang lagi apes aja kali.......
"asal eloe tahu aja yah Nek........gua tuh bukan anak mudaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...........
kalo harus berdiri selama 1 jam.....gua juga gempoooooorrrrrrrrrrr
hiskhiskhiskhsikhsikshikshiks