Saturday, 30 June 2007

Subetsukai.......


Tgl 29 malem kemarin, kami datang ke JICA di sana ada acara perpisahan, kebetulan teman teman kami asal Aljazair akan kembali ke negaranya setelah memngikuti training selama 4 bulan. Acara sebenarnya karaoke bersama dan ..ngobrol ngobrol. tapi berhubung....kami merasa diruang karaoke itu sangat tidak nyaman buat kedua putri kami, akhirnya kami memutuskan untuk ngobrol di lobby sebelum acara party di mulai, sambil makan ice cream dan crita cerita.
Saat ini di JICA hanya ada 1 orang Indonesia yang sedang training, Mba Hendriana Nailiu asal Depdagri Jakarta, dan akan mengikuti training selama 5 minggu.

Teman teman kami asal Aljazair ini berjumalh 11 orang, 6 diantaranya ibu -ibu, saya ingat sekali pertama kali kami berkenalan, ketika itu kami hendak mengunjungi Pak Azis, teman Papi asal KS yang siap siap akan kembali ke Indonesia, Kakak dan Ade berlari lari di looby dan salah satu Ibu asal Aljazair itu memeluk ade dan menangis... ade kebingungan, ternyata si Ibu ingat anaknya ..di negaranya...dan umurnya hampir sama dengan ade....
setelah itu kami berkenalan, dan sering beberapa kali bertemu di berbagai acara, salah satunya di Summer Festival di KIA bulan lalu.
Setelah memberikan bingkisan untuk Zalihah....Aljazair member yang sangat dekat dengan kami, kamipun berpamitan pulang, karena nampaknya acara diruang karaoke akan segera dimulai.
Mrs Zalihah mengundang kami untuk datang ke kotanya dan akan menanggung semua akomodasi selama di Aljazair, begitu katanya...hihihihihihi
Mrs Zalihah adalah staf dept enviromental di capital city nya aljazair.
Dia bercerita kalo dia memiliki rumah yang sangat besar, memiliki 3 mobil mewah dan jangan takut tentang makanan dan fasilitas lain...datang saja dan..........kalian akan menikmati kota yang indah.....
Senang sekali dapat bertemu dengan Mrs Zalihah.....
"Hai....okane attara.....mata kangaette,,....hihihihihi
gak kebayang pergi ke sana.

Tuesday, 26 June 2007

Pohon Tomat Kakak di makan Burung Garas


Senin sore sepulang sekolah wajah Kakak sedih gak karu karuan, trus Kakak bercerita kalo Tanaman di sekolah milik murid murid kelas 2 (ADA 3 KELAS PARAREL) abis dimakan burung pemangsa.... Gagak, atau istilah di Jepangnya Garas."Tomat,kyuri,kabets....abis Mi dimakan garas dan diacak acak..sedih Lho Mi...Tomat kakak juga yang merah abis semua, cuma satu yang keciiiiil dan masih hijau disisain...,"gitu katanya, Itu terjemahannya, karena kakak mengadunya pake bahasa jepang....."Ah..sou...kawaiso ne Kakak...,"itu komentar ade.
Padahal pohon tomat itu ditanam kakak sejak awal juni.

Saya masih ingat ketika kakak membacakan teori teori menanam buah tomat, kelas satu tahun lalu kakak mendapat tugas menanam bunga di pot, tapi semester ini menanam jenis buah dan sayuran. Dengan semangat Kakak membuat kartu kartu perkembangan pohon tomat tersebut, menyiapkan penggaris, pencil, penghapus dalam tas kecil yang berbeda. Khusus untuk pencatatan perkembangan buah tomatnya. Setiap hari ada saja laporan tentang pohon tomatnya dan pohon tanaman lain milik teman temannya. Kakak sedikit sedih ketika tanaman milik temannya lebih dulu berbunga.Dalam satu bulan , Kakak menulis laporan tentang perkembangan...ada satu Mi,,ada dua ada tiga dan seterusnya, nampaknya pohon tomat kakak tumbuh dengan baik, setiap hari kakak merawat dan menyiramnya, Ketika ada acara International Friendship kemarin, kami menyempatkan memfoto buah tomat kakak yang mulai berwarna merah...dengan bangga kakak memperlihatkannya....

Papi dan Mami bangga....Kakak sudah bisa merawat pohonnya,,dan bertangung jawab atas tugasnya...
Kalo Ade....dia ngamuk ngamuk pengen metik buah tomat yang sudah merah dan membawanya pulang..hihihihihihi bisa Okoru kakak...
Tapi senin sore..segalanya berubah, tidak ada lagi wajah ceria kakak menceritakan pohon tomatnya...pohon kyuri temannya, pohon kabest..semua diacak acak Garas.
Sabar yah Kak..semua ada Hikmah nya..yang penting kakak sudah berusaha..dan ada fotonya bukti kalo kakak pernah nanem tomat dan berhasil....
sambil mayun dia masuk kamar.....

Bola oh Bola


Tgl 24 nya ada pertandingan sepak bola antar mnegara di sekolah Papi, tapi setiap negara boleh membawa bala batuan dari luar kalao kekurangan orang....gitu aturannya. Berhubung di sekolah papi cuma ada......Pak Umar dari ITB, Pak Budi dari Politeknik Batam, Pak Nur dan Pak Azis dari Unbraw, Pak Hendra dari Univ Bengkulu, Anhar dari Sumut dan Papi...nampaknya tidak cukup. Trus papi berinisiatif untuk memanggil teman teman trainers yang biasa bermain bola dan mereka punya team sendiri, dikirain yang dateng 4-5 orang, eh tahunya 15 orang, lengkap 1 team dan cadagannya, udah gitu mnereka mah punya kaos seragam bola sendiri...."Pesen Teh Ti Bandung."katanya
Akhirnya yang turun melawan Bangladesh yah trainers itu...hihihihihi,Studentnya gak ada yang turun......:)
Team Indonesia menang 4-2...Bangladesnya marah marah, trus gelut sama wasit, asal Egyp...pokeke rame lah,Padahal kan ini cuma iseng aja gak pake piala lagi, tapi jadi ribuuuuuutttttt.
Pertandingan berikutnya....Malaysia lawan Cina, Trus.....ini lawan ini. itu lawan itu sampai malem. Finalnya nanti di tentuin lagi....
Selesai pertandingan istirahat dulu di rumah sambil makan malam,sambil rapat buat acara 17 agustusan..... Sebelumnya papi sudah masak Kare dan Soto Bandung.....nikmat bangeut, gitu komentar mereka..."Makasih Mas...makan malemnya enak,...jangan bosen yah Mas, Teh diserbu kita......"Gitu katanya....OK sampai bertemu di Final nanti.

Top Family


Tgl 23 juga malamnya kami menghadiri acara TOP Family, gini ceritanya kenapa kami bisa diundang ke acara itu. Di Kitakyushu ini ada semacam program orang tua angkat, program ini di adakan oleh KIA. Kitakyushu International Assosiation. Dimana program ini bertujuan menjalin hubungan baik antara warga asing student dengan masyarakat kitakyusu. Bagi warga jepang yang ingin punya anak angkat hihihihi bisa daftar ke KIA dan bagi student asing yang pengen punya orangtua angkat daftar juga ke KIA.
Program ini hanya 1 tahun setelah itu bisa mencari orang tua/anak angkat lain. Kebetulan kami mendapat orang tua angkat bernama Saita san, otousannya pensiunan dosen di Kyukodai dan Okaasannya ketua guru bahasa jepang Volounter.....
seneng sih ketemu mereka. dan biasanya nanti ada program jalan jalan dan ada program makan makan, kebetulan okaasan itu anggota senior Rotary club di wilayah kitakyushu ini.
Trus.....ada keluarga keluarga lain, sekitar 10 keluarga beserta anak anak angkatnya ada yang berasal dari Cina, Korea, Indonesia, Fhilipina, Taiwan .Membuat kelompok sendiri, namanya TOP Family, gak tahu gimana, ketua kelompok itu berinisiatif mengundang kami sekeluarga untuk hadir di acara bulanan mereka, tanpa mengundang orang tua angkat kami.Acaranya...biasa...ada game.....setiap keluarga membawa makanan masing masing , trus nanti tukeran, mereka sudah tahu banyak tentang orang Islam, jadinya makanan yang mereka bawa juga..ampir tidak ada yang berbau daging....hihihihihi
Kakak dan Ade sangat seneng hadir di acara ini, banyak temen katanya, anak anak jepangnya banyak, pada raribut lagi .malam sudah semakin larut...tapi kakak ade nggak mau pulang, biasanya kami pulang duluan,sebelum pulang..kami foto foto dulu...
ja mata ne

International Friendship Class


Tgl 23 Juli kemarin, kami mengikuti pertemuan rutin yang diadakan oleh International Friendship. Acara ini merupakan forum silaturahmi...hihihihihi sesama warga asing yang tinggal di Kitakyushu dan mereka orang jepang yang pernah tinggal di negara lain. Acaranya diadakan setiap3 bulan sekali, seneeeeeeeeng bangeut bisa ngakak...
Pertama di adakan Game game buat orang tua dan anak, dan ngobrol face to face atau...macam macam permainan, tapi yang asyiknya...kami sebagai warga asing dikota ini merasa tidak sendiri, karenabanyak wargaasing lain yang juga memilikimasalah sama dengan kami.....jadinya ada semacam curhat curhatan lah.

Tahun ini nampaknya peserta IF semakin banyak, saya melihat ada 2 keluarga Rusia baru, ada 3 keluarga USA...ada banyak guru bahasa Inggris baru.....juga murid murid baru.Trus Kakak dan Ade juga jadi nambah temen baru, dan mencoba komunikasi pake bahasa inggris....
Dari masalah masalah yang kami hadapi, ternyata ada satu masalah yang sama.....tahu apa..MAKANAN Jepang kagak enak...itu komentar mereka...hahahaha sama dong.
Lotek dan kupat tahu yang enak mah.....

Saturday, 16 June 2007

Festival o TANABATA


by Indriyani Rachman

Bentar lagi di negeri Sakura ini akan merayakan Festival Tanabata, sebuah Festival yang menggiring warganya untuk .....onegai no koto....
maksudnya di festival ini, setiap orang menuliskan harapannya di tahun ini dan yang akan datang juga kehidupan esok, pada sebuah kertas dan di gantung di sebuah pohon bambu. Jadi orang berbondong-bondong menulis harapannya....
Saya jadi ingat 12 tahun yang lalu, waktu itu saya masih sekolah di Shizuoka, pada acara Tanabata ini,. orang tua angkat saya bernama Mori Yoshi Aki dan Okaasan nya mengajak saya mengunjungi festival ini di sebuah desa kecil di sekitar Shimizu, katanya lebih kerasa acara tersebut....lebih hikmat..katanya.
Saya diajak mengunjungi Ginza besar dan disitu banyak orang dan banyak.....jajanan..
itu yang saya suka....:)
Trus, Otoosan bilang ayo tulis apa yang kamu inginkan dan kamu harapkan...gitu katanya, tentunya saya sangat tidak percaya pada ritual ini, inikan budayanya dia dan mungkin sangat berhubungan dengan tuhan mereka. Tapi just for fun..dan menghargai otoosan dan okaasan yang udah bela belain dan membanggakan acara ini. Yah saya ikutan nulis......hihihihi waktu itu saya nulis dua lembar, yang satu pengen kaya dan satunya pengen jadi presiden......hhihihihihihihi
Trus....kata Otosaan,"Gantungkan kertas itu di dahan yang tertinggi supaya , kamisama (Tuhan) bisa cepat membacanya....., kemudian saya naik tembok dan mengikatkannya di ranting tertnggi...hahahaha semuanya ikut tertawa , termasuk pengunjung lain, karena aku orang asing yang ada di situ, dan nekad. suasana pun jadi hangat.

Kemarin, ketika kami mengunjungi JICA untuk ikutan party, berhubung ada orang PT. Krakatau Steel yang mau balik ke indonesia. Di lobby ada dua batang bambu untuk tanabata, Kakak membaca kertas kertas onegai itu satu satu sambil keketawaan... "Mi Lucu yah....ada yang minta kaya, ada yang minta..... banyak deh.
"Iyah ini namanya festival Tanabata, sok atuh kakak mau nulis?? tulis aja
Dengan rada bingung apa makna tanabata, kakak dan ade semangat nulis di selembar kertas pink yang sudah disediakan...
kalo kakak menulis..."Shiawase ni naritai....., kemudian ade bilang.."Mami..harumi chan Genki ni naritai....supaya gak sakit sakitan lagi.....ii desuka?
Ii no...,"kataku...sambil semyum..
kasihan Ade Lili, dia juga ternyata sedih dengan kondisinya yang sering sakit...:(

Friday, 15 June 2007

Namanya juga anak - anak

Pernah kesel sama anak orang lain...dan kita nggak bisa ngapa-ngapain..???
kalo anak sendiri yang bikin kesel, kita bisa protes dan ngasih tahu tapi kalo keselnya sama anak orang lain?? pengen sih protes, tapi gak enak sama orang tuanya, disini salah -salah sedikit, walaupun berniat baik...seringnya bisa jadi masalah besar. pokokke harus hati hati bangeut. Termasuk ngasih tahu anak orang.makanya saya sangat jaga jarak dengan orang orang sini..maksudnya orang indonesia dan negara lain yang tinggal di apartemen ini.Tapi untuk kasus kakak ini saya jadi greget sendiri, soalnya kakak sangat dikuasai oleh temenya, dia tak segan segan menyuruh nyuruh kakak, memelototinnya, membentak dan kadang memarahi kakak bila ada sesuatu yang dia kehendaki dan kakak tidak menurut atas kemauannya, itupun dia lakukan pada anak-anak di apartemen ini, semua ide idenya dia harus diikuti....padahal kalo main..biasanya ngacak ngacak looby....dan tidak dibereskan...kasihan lho nenek nenek jepang yang partime membereskan Lobby, dia pasti bergumam...ih anak anak negara lain mainnya kotor dan jorok...apalagi kalo udah main tanah dicampur air ditambah potongan bunga bunga
Saya sering perhatikan bila mereka bermain...kasihan Kakak, kadanng wajahnya suka sedih..tapi gak tahu harus berbuat apa. Saya sering memberitahukan kakak ,kalo kakak nggak suka,kakak protes aja,dan kakak harus berani..
Kata kakak "takut, dianya suka marah.Awal-awal, temenan sama dia,kakak sering nangis, tapi nampaknya kakak memang tidak punya pilihan...mau gak mau yah temenan sama dia,soalnya di apartemen ini hanya dia yang seumuran dengan kakak, tapi kalo disekolah kakak punya teman banyak....
Saya suka memberitahu kakak untuk bersikap.....tapi....
Pernah suatu hari,Papi menemukan Ade Lili menangis sambil sesak nafasnya dipojokan apartemn, lalu dibawa pulang, tapi ade memeluk papi erat sekali, seperti abis papasan sama raksasa besar, takut ,sedih, kesal....setelah tenang baru kami menanyakan kenapa ade sampai seperti itu, kakak bilang gak tahu....akhirnya saya jadi kesel sendiri dan lebih keras menanyakan pada kakak, karena saya nyakin kakak pasti tahu apa yang terjadi pada adiknya ketika bermain tadi...barulah kakak jujur bahwa ade Liza dimarahin anak malaysia itu, karena ikut main memetik bunga....
duh aku keselnya minta ampun, kesel juga sama kakak yang gak belain adiknya, karena kakak takut sama malaysia itu....ih sebeeeellllll
Tadi pagi, anak malaysia itu melabrak anak korea yang tinggal di lantai 2, dia menuduh anak korea itu mencuri 4 lembar kartu miliknya dan 4 lembar kartu milik adiknya, anak korea itu hanya ..Hai,hai aja ketika dia marah marah..pasalnya anak korea itu baru 2 bulan tingal di sini dan tidak berbahasa jepang.....
Dia marah marah, dan dia minta kakak juga ikut menanyakan tentang kartunya yang raib.
Saya perhatikan mereka dari tangga. kasihan anak korea itu...kan belum tentu kartu itu dicuri..siapa tahu lupa, ditaro di lobby.
Sebelum anak malaysia itu pindah ke apartemen ini, ada anak asal Egyp yang tinggal disini, nakaaaalllllnya gak ketulungan, senengnya ninju dan bikin nangis anak lain, misalnya dia akan memukuli anak yang umurnya lebih kecil sampai nangis kesakitan atau mengacak ngacak halaman, main tanah kotor, mainin tisue toilet, gilanya..orang tuanya tidak pernah melarang kenakalan tersebut,kalo dikasih tahu sama orang tua lain dia akan melawan.
Saya sering melihat, anak indonesia kecil digebukin kepalanya tanpa sebab, lari kepelukkan ibunya, eh masih dikejar juga,,,sudah dibilang gak boleh masih aja nakal, atau dia akan mengejar anak lain dan mendorongnya sampai jatuh.
Waktu itu saya nggak ikut ikutan ngomong, saya hanya melihat dan sesekali bilang, ih nakal bangeut yah...tapi berhubung anak ku tidak diganggu saya gak ikutan marahin.
Eh..tahunya pernah suatu hari, Ade Lili kepalanya di pentung sama gayung plastik, dan ade Lili nangis kesakitan.....dianya malah ketawa....baru saya ngamuk, saya maki maki dia pake bahasa jepang yang paling kasar...kalo pake bahasa arab...jangankan ngomong, ngaji aja saya suka salah...hihihihihi
asli deh, bikin dia ketakutan,abis aku ngamuknya beneran,pake melotot, bentak, abis aku gak terima anakku tanpa sebab digituin..eh emanya malah diem aja lagi,bukannya marahin anaknya,tapi kalo emanya marah sama saya..saya mah mening perang deh.....uh dasar arab....hihihihi, padahal setengah keluarga mamahku juga orang arab..dan mereka....sama baduuuuuunggggggg